Judi Online Semakin Mewabah, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Soroti Dampak Buruk Judi Online

- 30 April 2024, 13:00 WIB
Judi Online Semakin Mewabah, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Soroti Dampak Buruk Judi Online
Judi Online Semakin Mewabah, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas Soroti Dampak Buruk Judi Online /Istimewa/

MUDANESIA - Judi merupakan suatu kebiasaan buruk yang saat ini marak dilakukan oleh masyrakat terutama dengan mewabahnya fenomena judi online yang semakin meluas dan kerap dimainkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Perlu kita sadari bahwa Judi dapat memberikan dampak buruk untuk financial dan mental masyarakat dan tidak jarang dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindak pidana seperti pencurian demi dapat bermain judi online

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menyoroti dampak buruk judi online atau daring bagi negara Indonesia.

Melalui keterangan resmi di Jakarta, Senin, Anwar mengaku prihatin atas beberapa dampak buruk yang ditimbulkan oleh judi online, seperti jumlah pelaku yang mencapai 201.122 orang, keterlibatan warga hingga 2,7 juta orang, pengguna mayoritas berusia 17-20 tahun, serta nilai transaksi yang mencapai Rp327 triliun pada 2023.

Anwar menyebutkan beberapa dampak yang akan dialami oleh seseorang yang memiliki kecenderungan untuk bermain judi online antara lain dampak psikologis bagi para pelaku untuk menghabiskan uang mereka dengan harapan menggapai kemenangan, sehingga mereka tak segan untuk berutang dan menjual barang-barang

Selain itu seseorang yang sudah kecanduan untuk bermain judi online akan mengalami stres dan kecemasan yang tinggi, sehingga dapat mengganggu kesehatan jiwa dan mental.

Selain dampak buruk yang telah disebutkan diatas, dirinya menyebutkan bahwa seseorang yang kecanduan bermain judi online dapat menggangu ketertiban masyarakat dan dapat berhadapan dengan hukum.

Atas hal tersebut Anwar meminta kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama dan bersungguh-sungguh memberantas judi online, karena permasalahan yang diawali di lingkungan keluarga dan masyarakat, yang dapat menjadi masalah bagi negara pada masa yang akan datang.

Menindak lanjuti hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan negara telah bertekad untuk bersama-sama memberantas judi online.

Halaman:

Editor: Alif Niyu Ramdhan Rusyadi

Sumber: Mudanesia


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah