RIMALDI Rilis EP 'A Million Exploding Suns', Sebuah Pendekatan Non-Konvensional Terhadap Rilisan Musik

- 15 Mei 2024, 23:00 WIB
RIMALDI Rilis EP 'A Million Exploding Suns', Sebuah Pendekatan Non-Konvensional Terhadap Rilisan Musik
RIMALDI Rilis EP 'A Million Exploding Suns', Sebuah Pendekatan Non-Konvensional Terhadap Rilisan Musik /

MUDANESIA - Hanya dalam waktu 2 bulan sejak merilis album debutnya [Awakening], RIMALDI sudah mempersiapkan rilisan baru dalam bentuk EP berjudul “A Million Exploding Suns.” EP ini mencakup 5 lagu, 3 di antaranya merupakan alternate version dari lagu-lagu di album debut-nya: “Prelude” dalam format akustik, “Interlude: Eye of the Storm” versi extended, dan aransemen orkestral dari lagu “Awakening” dimana Azimah Fada turut berperan sebagai co-producer dan arranger. Selain 3 lagu tersebut, EP ini juga berisi 2 lagu baru: “Chapter 2” dan “Lifeboats” yang melanjutkan cerita di album Awakening.

RIMALDI menjelaskan tentang strategi rilisnya, “Masih sesuai dengan rencana awal — ibaratnya album [Awakening] itu ‘film’, dan setiap 2-3 bulan gue akan merilis EP yang sifatnya kayak bonus features — deleted scenes, alternate ending, biasa lah — tapi sekarang ada tambahan serunya. Setiap EP yang gue keluarin bakal ada lagu-lagu baru yang memberikan gambaran untuk album berikutnya kayak gimana, kalau dalam kasus EP yang ini lagunya ‘Chapter 2’ dan ‘Lifeboats’”.

Selama durasi 13 menit di EP ini, A Million Exploding Suns akan membawa pendengar melalui sebuah perjalanan yang meliputi berbagai genre dan sonic landscape. “Prelude” hanya berupa lantunan yang diiringi gitar, tanpa bersembunyi di balik aransemen ataupun produksi yang rumit, mengakomodasi performance vokal yang lebih dramatis. “Eye of the Storm” bermula dengan gelap dan kontemplatif dan berakhir dengan riuh perkusi dan dialog internal yang bergolak dari segala sisi. “Awakening” mempertunjukkan perpaduan yang harmonis antara aransemen strings Azimah Fada yang menghantui dan horns yang berjaya dari RIMALDI. “Chapter 2” memulai babak baru dengan sonic landscape yang berbeda, dipenuhi dengan synthesizer dan drum elektronik, disertai dengan monolog tentang berlari meninggalkan segalanya. Dan terakhir, “Lifeboats” menceritakan kisah seseorang yang ingin melihat dunia dan bersiap untuk menghadapi hidup.***

Editor: Alif Niyu Ramdhan Rusyadi

Sumber: Speshul Records


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah